Sabtu, 26 Oktober 2019

INGREDIENTS #6

1. CASSAVA 


Singkong adalah sejenis buah dari tanaman umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah. Singkong memiliki bentuk lonjong sepanjang lengan anak kecil, dagingnya menggelembung di bagian tengah dan mengerucut di kedua sisinya. Singkong memiliki tekstur daging yang keras. Warna kulit singkong adalah coklat tua atau coklat kehitaman. Singkong tidak memiliki rasa khusus saat masih mentah karena daging buahnya masih sangat keras.

Sejarah 

Singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia (waktu itu Hindia Belanda) pada sekitar tahun 1810, setelah sebelumnya diperkenalkan orang Portugis pada abad ke-16 dari Brasil. Menurut Haryono Rinardi dalam Politik Singkong Zaman Kolonial, singkong masuk ke Indonesia dibawa oleh Portugis ke Maluku sekitar abad ke-16. Tanaman ini dapat dipanen sesuai kebutuhan. “Sifat itulah yang menyebabkan tanaman ubi kayu seringkali disebut sebagai gudang persediaan di bawah tanah,” tulis Haryono.
Butuh waktu lama singkong menyebar ke daerah lain, terutama ke Pulau Jawa. Diperkirakan singkong kali pertama diperkenalkan di suatu kabupaten di Jawa Timur pada 1852. “Bupatinya sebagai seorang pegawai negeri harus memberikan contoh dan bertindak sebagai pelopor. Kalau tidak, rakyat tidak akan mempercayainya sama sekali,” tulis Pieter Creutzberg dan J.T.M. van Laanen dalam Sejarah Statistik Ekonomi Indonesia.
Namun hingga 1876, sebagaimana dicatat H.J. van Swieten, kontrolir di Trenggalek, dalam buku De Zoete Cassave (Jatropha janipha) yang terbit 1875, singkong kurang dikenal atau tidak ada sama sekali di beberapa bagian Pulau Jawa, tetapi ditanam besar-besaran di bagian lain. “Bagaimanapun juga, singkong saat ini mempunyai arti yang lebih besar dalam susunan makanan penduduk dibandingkan dengan setengah abad yang lalu,” tulisnya, sebagaimana dikutip Creutzberg dan van Laanen. Sampai sekitar tahun 1875, konsumsi singkong di Jawa masih rendah. Baru pada permulaan abad ke-20, konsumsinya meningkat pesat. Pembudidayaannya juga meluas. Terlebih rakyat diminta memperluas tanaman singkong mereka.
Peningkatan penanaman singkong sejalan dengan pertumbuhan penduduk Pulau Jawa yang pesat. Ditambah lagi produksi padi tertinggal di belakang pertumbuhan penduduk. “Singkong khususnya menjadi sumber pangan tambahan yang disukai,” tulis Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto dalam Sejarah Nasional Indonesia V. Hingga saat ini, singkong telah menjadi salah satu bahan pangan yang utama, tidak saja di Indonesia tetapi juga di dunia. Di Indonesia, singkong merupakan makanan pokok ketiga setelah padi-padian dan jagung.
Hindia Belanda pernah menjadi salah satu pengekspor dan penghasil tepung tapioka terbesar di dunia. Di Jawa banyak sekali didirikan pabrik2 pengolahan singkong untuk dijadikan tepung tapioka. Seperti dalam buku Handbook of the Netherlands East Indies, pada tahun 1928 tercatat 21,9% produksi tapioka diekspor ke Amerika Serikat, 16,7% ke Inggris, 8,4% ke Jepang, lalu 7% dikirim ke Belanda, Jerman, Belgia, Denmark dan Norwegia. Biasanya tepung olahan singkong tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku lem dan permen karet, industri tekstil dan furniture.
Singkong adalah nama lokal di kawasan Jawa Barat untuk tanaman ini. Nama "ubi kayu" dan "ketela pohon" dipakai dalam bahasa Melayu secara luas. Nama "ketela" secara etimologi berasal dari kata dalam bahasa Portugis "castilla" (dibaca "kastiya"), karena tanaman ini dibawa oleh orang Portugis dan Castilla (Spanyol)

Kandungan Nutrisi dan Manfaat

Singkong mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh. Dalam 100 gram singkong rebus, ada 112 kalori yang 98 persennya berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein serta lemak. Dalam takaran yang sama, singkong juga mengandung serat dan beberapa vitamin serta mineral.

Karbohidrat

Setiap 100 gram singkong mengandung 38 gram karbohidrat. Inilah mengapa singkong menjadi sumber energi yang baik untuk Anda yang harus menjalani aktivitas fisik yang berat.
Aktivitas fisik akan menguras glikogen, yang merupakan bentuk glukosa yang disimpan di otot. Ketika Anda makan singkong, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa, yang kemudian diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam otot. Jadi, manfaat singkong untuk menambah energi tak bisa disepelekan.

Serat

Singkong mengandung serat pangan dalam jumlah yang cukup tinggi, sehingga dapat mencegah sembelit. Serat juga membantu Anda menurunkan berat badan karena bisa membuat Anda kenyang lebih lama.
Selain itu, kandungan serat mendatangkan manfaat singkong untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol, menurunkan risiko obesitas, dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Manfaat singkong juga bisa didapatkan bagi Anda yang memiliki diabetes. Makan singkong dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini karena serat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Mineral

Singkong mengandung sumber mineral yang cukup banyak seperti kalsium, fosfor, mangan, zat besi, dan kalium. Mineral ini diperlukan untuk perkembangan, pertumbuhan, dan menjalankan fungsi jaringan tubuh.
Kalsium diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Zat besi membantu dalam pembentukan protein (hemoglobin dan myoglobin) yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh Anda.
Sementara itu, mangan membantu pembentukan tulang, jaringan ikat, dan hormon seks. Kalium diperlukan untuk sintesis protein dan membantu dalam pemecahan karbohidrat.
Selain itu, singkong juga mengandung magnesium dan tembaga yang cukup tinggi. Magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko osteoporosis. Tembaga menjaga fungsi saraf tetap sehat.

Vitamin

Singkong mengandung vitamin C, vitamin E, dan folat yang berlimpah dan memberikan banyak manfaat. Kandungan tersebut memberikan manfaat singkong yaitu melindungi dari kanker usus besar dan mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan. Selain itu, vitamin C juga melindungi Anda dari penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker.
Karakteristik 
akar
tanaman singkong mempunyai sistem perakaran serabut yg terspesialisasi, yaitu akar yg dapat berubah bentuk krn berbeda dgn fungsi asal. akar berwarna putih kekuningan, panjang akar  30cm,  panjang rambut akar 50cm, termasuk tumbuhan dikotil, akar menggembung berisi cadangan makanan.
batang
permukaan batang berwarna coklat, dlm batang berwarna putih kekuning-kuningan, memiliki diameter selebar 2-4cm, batangnya beruas-ruas.
daun
permukaan daun rata, tulang daun menjari, jenis daun tunggal, bentuk daun lingkaran, daun berwarna hijau (berklorofil), tangkai daun berwarna merah, ujung daun lancip, tangkai daun panjang, berwarna kemerahan.
bunga
bunga berukuran sangat kecil, berwarna putih, kelopak berjumlah 5 buah berwarna hijau dan berukuran lebih besar dari ukuran bunga, bunga tidak memiliki alat kelamin jantan maupun betina.
umbi
umbi memiliki diameter 2-5cm, panjang  20-60cm,  daging umbi berwarna putih/ kekuning-kuningan, kulit umbi berwarna coklat, dagingnya bergetah.
2. CELERIAC

Celeriac (Apium graveolens var. rapaceum) merupakan sayuran akar (root vegetable) dikenal juga sebagai knob celery dapat juga disebut seledri berumbi. Definisi lainnya yang lebih mudah dipahami adalah celery root atau seledri akar. Dinamakan seledri akar karena rasanya mirip seledri, hanya saja jika pada umumnya sayuran seledri digunakan daun serta batangnya, celeriac berbeda sendiri karena yang dikonsumsi terutama adalah akar dan umbinya. Selain akar dan umbinya, daun dan batang dari sayuran celeriac dapat juga digunakan layaknya seledri biasa.

Lebih mudah tumbuh dibanding seledri biasa dan juga kaya akan vitamin C, pada umumnya celeriac dipanen ketika umbinya sudah berukuran 10-14 cm diameteranya. Umbinya sendiri dapat dimakan mentah atau dimakas, rasanya sangat mirip dengan tunas daun seledri. Jika ingin diolah, celeriac dapat dibakar, direbus, dihancurkan, sama layaknya sayuran akar atau umbi lainnya seperti kentang.

Kandungan karbohidrat di dalam celeriac sangatlah rendah bila dibandingkan dengan ubi atau kentang. Celeriac juga kaya akan zat-zat yang berguna bagi tubuh, antara lain: fosforus, besi, kalsium, tembaga dan mangan. Celeriac sudah populer dibudidayakan di luar negeri karena selain mengandung nutrisi tadi, sayuran jenis ini juga membantu meningkatkan imuniti atau daya tahan tubuh, metabolisme tulang, dan mencegah anemia karena mengandung banyak zat besi.
Sejarah 
Seledri (Apium graveolens) kemungkinan berasal dari wilayah Mediterania dan Eropa (lihat Sturtevant 1886; Vaughan and Geissler 1997). Situs web The IUCN Red List of Threatened Species, menjelaskan bahwa “tanaman seledri merupakan tanaman asli dari sebagian besar daerah Eropa, Afrika Utara, Siberia dan Kaukasus, sebelum akhirnya diintroduksi dan ditanam di seluruh dunia. Penyebaran tanaman asli hampir tidak mungkin dilakukan karena disamarkan oleh proses introduksi.” Mengutip Menglan dan Watson (2005), situs tersebut juga menyebutkan bahwa seledri diyakini bukan tanaman natif di Cina dan Australia (mengutip Rechinger, 1987), sedangkan kemunculannya di daerah lain sebagai tanaman asli atau tidak, sulit untuk ditentukan.
Di masa lalu, seledri ditanam sebagai sayuran untuk musim dingin dan awal musim semi; yang dianggap sebagai tonik pembersih, untuk melawan penyakit asam garam dari diet musim dingin menggunakan daging asin tanpa sayuran. Pada abad ke-19, musim tanam seledri telah diperpanjang, hingga akhir dari awal September hingga akhir April

Nutrisi dan Manfaat 
Celeriac mengandung banyak nutrisi yang mungkin menawarkan manfaat kesehatan, sebagai bagian dari diet sehat, termasuk:
  • vitamin C
  • vitamin K
  • vitamin B-6
  • kalium
  • fosfor
  • serat

Informasi gizi

Menurut Database Nutrien Nasional Departemen Pertanian AS (USDA), 1 cangkir celeriac mentah menyediakan:
  • 66 kilokalori (kkal)
  • 2, 34 gram (g) protein
  • 0, 47 g lemak
  • 14, 35 g karbohidrat
  • 2, 8 g serat
Celeriac adalah sumber nutrisi yang terkonsentrasi. Satu porsi porsi celeriac mentah memberikan persentase nilai harian (DV) berikut:
  • 11 persen serat
  • 13 persen potasium
  • 13 persen vitamin B-6
  • 18 persen fosfor.
  • Celeriac tinggi vitamin C dan K, menyediakan 21 dan 80 persen dari DV untuk nutrisi tersebut, masing-masing.
Manfaat kesehatan dari cereliac 

Menjaga kesehatan tulang 
Kaya vitamin C, celeriac bisa membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi.Asupan vitamin K dapat memengaruhi kesehatan tulang. Celeriac kaya akan vitamin K dengan 1 cangkir celeriac mentah mengandung 64 mikrogram (mcg).
Peneliti mengkaji penelitian yang meneliti hubungan antara vitamin K dan patah tulang. Mereka menemukan bahwa orang dengan asupan vitamin K diet tinggi memiliki risiko patah tulang yang lebih rendah.
Secara khusus, mereka mencatat bahwa risiko patah tulang berkurang 22 persen pada orang dengan asupan vitamin K tertinggi dibandingkan dengan mereka dengan yang terendah.

Diabetes

Diabetes mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Diet sehat dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Dalam satu penelitian besar di Eropa, para ilmuwan menguji hubungan antara buah dan sayuran, termasuk sayuran akar, dan risiko diabetes tipe 2.
Mereka menemukan bahwa orang yang makan sayuran paling banyak memiliki risiko 13 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang mengonsumsi jumlah yang paling sedikit.
Makan akar tanaman celeriac adalah salah satu cara untuk meningkatkan asupan sayuran akar.

Kesehatan jantung

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan melihat hubungan antara asam askorbat plasma, penanda vitamin C dalam darah, dan risiko tekanan darah tinggi. Mereka menemukan bahwa orang dengan kadar asam askorbat darah yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan tekanan darah tinggi.
Mengkonsumsi makanan yang tinggi vitamin C, seperti celeriac, dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi dengan meningkatkan kadar asam askorbat.
Karakteristik 
Celeriac memiliki daun dan tangkai hijau yang tumbuh di atas tanah, dan akar ditutupi kulit kasar, coklat yang tumbuh di bawah tanah.
Bagian yang dapat dimakan dari tanaman celeriac adalah akarnya. Di dalamnya berwarna pucat, mirip dengan kentang atau lobak. Rasanya mirip dengan seledri dan peterseli.
3. CHAYOTE 

Labu siam atau jipang (Sechium edule, bahasa Inggris: chayote) adalah tumbuhan suku labu-labuan (Cucurbitaceae) yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tumbuhan ini merambat di tanah atau agak memanjat dan biasa dibudidayakan di pekarangan, biasanya di dekat kolam. Buah menggantung dari tangkai. Daunnya berbentuk mirip segitiga dan permukaannya berbulu.
Costa Rica adalah pengekspor utama di dunia. Di Indonesia, labu siam merupakan sayuran sekunder namun hampir selalu dapat dijumpai di pasar. Buahnya biasa direbus sebentar untuk menghilangkan getahnya lalu dimakan bersama sambal terasi sebagai lalap atau menjadi campuran sayur bening dan sayur bobor. Buahnya dapat juga dirajang dan menjadi campuran untuk melunakkan siomay. Pucuk yang masih muda dapat dimakan, biasanya dibuat cah, disayur (seperti sayur bobor), atau direbus lalu dimakan dengan sambal. Buahnya merupakan sayuran penting di masakan Meksiko. Di Australia, buahnya diiris, dibaluri tepung panir, lalu digoreng.
Orang Indonesia mengenalnya sebagai labu siam karena tumbuhan ini didatangkan dari Thailand (Siam waktu dulu) oleh orang Belanda. Orang Sunda menamakannya lèjèt dan orang Jawa mengenalnya sebagai jipang atau jepan atau manisah.

Kandungan Gizi Labu Siam

Labu siam adalah sayuran yang masuk dalam keluarga Cucurbitaceae dan masih satu keluarga dengan mentimun, dan labu kuning. Nama ilmiah untuk labu siam adalah Sechium Edule. Sedangkan untuk kandungan gizi yang terdapat di dalam labu siam adalah sebagai berikut:

Labu Siam (Sechium edule) dalam keadaan mentah,
di dalam setiap 100 gram, mengandung:
Energi19 Kcal<1%Karbohidrat4.51 g3.5%Protein0.82 g1.5%Total Lemak0.13 g<1%Kolesterol0 mg0%Serat1.7 g4.5%
Vitamin Folat93 µg23%Niacin0.470 mg3%Asam Pantothenic0.249 mg5%Pyridoxine0.076 mg6%Riboflavin0.029 mg2%Thiamin0.025 mg2%Vitamin A0 IU0%Vitamin C7.7 mg13%Vitamin E0.12 mg<1%Vitamin K4.1 µg4%
ElektrolitSodium2 mg<1%Potassium125 mg2.5%
MineralKalcium17 mg1.7%Zat Besi0.34 mg4%Magnesium12 mg3%Zat Mangan0.189 mg8%Fosfor18 mg2.5%Selenium0.2 µg<1%Zinc0.74 mg7%

Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan


Manfaat labu siam bagi kesehatan cukup banyak sekali untuk mencegah penyakit hingga membantu pola diet. Pohon labu siam ini jenisnya adalah tanaman merambat yang memiliki sulur – sulur dimana nantinya akan menjadi tempat tumbuhnya buah labu siam. Labu siam dapat tumbuh pada tanah yang lembab namun tidak becek dan tidak mengandung air. Labu siam dapat dipanen setelah 30 dari masa tanamnya, cukup cepat memang. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang bisa anda dapat dengan mengkonsumsi labu siam:

Membantu Menurunkan Berat Badan

Labu siam seperti labu – labu lainnya, merupakan sayurang yang mengandung kalori yang sangat rendah. Labu siam hanya mengandung 16 kalori saja di dalam setiap 100 gramnya. Selain itu, seperti dapat dilihat dalam table kandungan nutrisi di atas, labu siam tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol sama sekali. Labu siam juga mengandung serat yang cukup tinggi. Sehingga, dari faktor – faktor inilah yang membuat labu siam menjadi bahan makanan yang recommended bagi mereka yang sedang ingin menurunkan berat badan.

Mencegah Bayi Lahir Cacat


Labu siam merupakan sayuran yang juga memiliki kandungan B complex yaitu Folat yang cukup baik. Kandungan folatnya yakni 93µg dalam 100 gram labu siam atau setara dengan 23% dari kebutuhan folat yang dianjurkan. Folat sendiri sangat dibutuhkan pada proses pembelahan sel, sehingga pada ibu hamil folat membantu pertumbuhan sang janin dan menghindarkan bayi dari cacat syaraf.

Membantu Menurunkan Kolesterol


Dalam tabel kandungan gizi, labu siam tidak memiliki kandungan lemak jenuh, bahkan untuk kandungan kalorinya saja hanya dalam jumlah sedikit. Berdasarkan faktor tersebut, labu siam dapat digunakan untuk mengendalikan tingkat kolesterol yang tinggi. Dan sangat baik untuk dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi.

Mencegah Penyakit Kanker


Di dalam labu siam, terdapat kandungan antioksidan yakni apigenin dan juga luteolin. Dua jenis antioksidan ini bermanfaat untuk melawan dan membersihkan radikal bebas penyebab kanker yang ada di dalam tubuh kita.

Sebagai Sumber Stamina

Labu siam juga dikenal mengandung potassium yang merupakan salah satu jenis elektrolit yang beguna sebagai sumber stamina tubuh kita. Kandungan potassium di dalam labu siam ini sebanyak 125 mg per 100 gram.

Mencegah Penuaan Dini

Labu siam merupakan sayuran dengan kandungan flavonoid yang cukup baik. Flavonoid di dalam labu siam dapat membantu tubuh untuk melawan zat – zat berbahaya seperti Reactive Oxygen Species (ROS) yakni zat yang merupakan turunan dari oksigen namun bersifat reaktif sehingga bisa membahayakan bagi tubuh, dan radikal – radikal bebas penyebab penuaan dini dan penyakit berbahaya lainnya.

Sebagai Sumber Antioksidan


Labu siam mengandung sekitar 7,7 mg vitamin C. Vitamin C sendiri merupakan salah satu anti oksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel maupun untuk mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi 100 gram labu siam, anda akan memenuhi sekitar 13 persen dari total kebutuhan vitamin C tubuh yang dianjurkan setiap harinya.

Mengobati Batu Ginjal

Labu siam, khususnya daunnya dapat digunakan dalam pengobatan batu ginjal. Hal ini seperti diungkap dalam hasil sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas North Florida. Selain itu, daun labu siam juga berguna untuk menurunkan darah tinggi.

Mencegah Sembelit


Dengan menambahkan labu siam ke dalam menu makanan, ini berarti kita juga menambahkan asupan serat yang diperlukan tubuh kita. Serat tersebut akan memebantu melancarkan proses pencernaan di dalam tubuh, sehingga bisa mencegah terjadinya sembelit.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Mengkonsumsi labu siam dipercaya bisa untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Hal ini sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Purdue. Dalam penelitian tersebut, labu siam digunakan sebagai teh atau dikonsumsi dalam bentuk minuman, dan hasilnya ternyata terbukti menurunkan tekanan darah.

Mengobati Kembung

Labu siam juga bermanfaat untuk mengobati gangguan pada perut. Jika anda mengalami kembung misalnya, minumlah teh yang dicampur dengan irisan daging labu siam. Ini karena labu siam ternyata mengandung unsur – unsur yang termasuk dalam zat diuretik yang salah satu kegunaannya yaitu untuk mengobati perut kembung.

Mencegah Penyakit Jantung


Labu siam mengandung banyak vitamin esensial yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah vitamin C yang cukup banyak di dalam labu siam. Sebagai anti oksidan, vitamin C dapat mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas seperti salah satunya adalah penyakit jantung.

Berbagai mineral seperti potassium, zat besi, fosfor dan mineral lainnya dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga sistem kekebalan, menjaga kekuatan dan kepadatan tulang dan gigi, mempertahankan kesehatan metabolisme. Dan, berbagai mineral tersebut ternyata juga terdapat didalam labu siam.

Mencegah anemia

Kekurangan vitamin B2 dan zat besi bisa menyebabkan seseorang mengalami kekurangan darah merah atau anemia. Labu siam mengandung dua unsur tersebut yang mampu merangsang produksi sel darah merah dan hemoglobin di dalam tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya anemia.

Menurut penelitian, jumlah homocysteine yang berlebihan di dalam darah akan meningkatkan resiko terkena penyakit stroke hingga penyakit jantung. Labu siam dapat menjadi sumber folat yang baik bagi tubuh dan membantu menstabilkan homocysteine di dalam darah.

Karakteristik 
Labu siam dikutip dari ums.ac.id, merupakan tanaman perdu yang beradaptasi paling baik pada iklim tropis panas, dan tidak tahan pada daerah kering dan pada ketinggian yang sangat tinggi.
Labu siam memiliki batang lunak, beralur, banyak cabang, terdapat pembelit berbentuk spiral, kasap, dan berwarna hijau. Bunga dari labu siam berwarna kuning dengan putik satu. Labu siam berakar tunggang, berwarna putih kecokelatan.
Buah berukuran agak lebih besar dari kepalan tangan, berbentuk membulat ke bawah, ada alur pada kulit luar yang agak mirip dengan pembagian ruang dalam buah. Daun berbentuk jantung, tepi bertoreh, ujung meruncing, pangkal runcing, kasap, tangkai panjang, pertulangan menjari dan berwarna hijau. Sedangkan biji berbentuk pipih, berkeping dua dan berwarna putih.


Source : 
http://www.kerjanya.net/faq/17970-singkong.html
https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/nutrisi-dan-manfaat-singkong/
https://id.wikipedia.org/wiki/Ketela_pohon
https://brainly.co.id/tugas/4112534
https://www.tokopedia.com/bbseed/bibit-benih-biji-celeriac-seledri-akarcelery-root
https://id.onlinemedicineinfo.com/what-are-health-benefits-celeriac-10152
http://wiyonggoputih.blogspot.com/2017/03/manfaat-labu-siam-buat-kesehatan.html
http://www.satuharapan.com/read-detail/read/labu-siam-buah-populer-berkhasiat

INGREDIENTS #5

1. BOK CHOY / POK CHOY


Pakcoy atau bok choy (Brassica rapa Kelompok Chinensis; suku sawi-sawian atau Brassicaceae) merupakan jenis sayuran yang populer. Sayuran yang dikenal pula sebagai sawi sendok ini mudah dibudidayakan dan dapat dimakan segar (biasanya dilayukan dengan air panas) atau diolah menjadi asinan. Kadang-kadang sawi ini juga disebut sawi hijau karena fungsinya mirip, meskipun sawi sendok lebih kaku teksturnya serta ukurannya cenderung lebih kecil dan meroset.
Jenis sayuran ini mudah tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Bila ditanam pada suhu sejuk tumbuhan ini akan cepat berbunga. Karena biasanya dipanen seluruh bagian tubuhnya (kecuali akarnya), sifat ini kurang disukai. Pemuliaan sawi ditujukan salah satunya untuk mengurangi kepekaan akan suhu ini. Sayuran ini biasanya digunakan dalam bahan sup atau penghias makanan.
Awalnya, sayuran ini sangat populer di kawasan Tiongkok namun kemudian menyebar ke berbagai negara salah satunya Indonesia sebagai bahan untuk membuat masakan yang lezat. Saat ini masakan yang berasal dari sayuran ini tidak hanya didominasi oleh warga yang berasal dari Tiongkok namun orang Indonesia dan negara lainnya juga mulai menyukainya mengingat lezat dan bermanfaatnya sayuran ini.

Sejarah 

Asal mula awal

Bok choy telah dikenal dengan nama Cina sejak sekurang-kurangnya abad kelima, apabila disebutkan dalam teks yang menggambarkan nilai perubatan tanaman tumbuhan. Penggalian arkeologi desa Banpo di Lembah Sungai Kuning di China telah menemui benih spesies Brassica yang mungkin bok choy atau salah satu saudara dekatnya yang berumur lebih daripada 6,000 tahun. Ini menjadikan ia salah satu sayuran yang paling lama ditanam di Asia.

Bok Choy dan Perubatan Cina

Bok choy adalah sayuran berharga sebahagiannya kerana kemudahan penanaman dan ketabahannya dalam cuaca sejuk, belum lagi kuantiti vitamin A dan vitamin C. Perubatan Tradisional Cina juga menghargai ia sebagai tumbuhan perubatan, memberikannya sifat "sejuk" dan mengesyorkannya khusus untuk penyakit perut dan usus besar. Ia juga digunakan untuk menenangkan demam dan menenangkan batuk. Kandungan airnya boleh membantu menghilangkan rasa dahaga. Ia boleh dihancurkan dan digunakan untuk ruam kulit kecil juga.


Bok choy dibawa ke Amerika Utara oleh imigran Cina pada abad 19th; oleh 1880s yang dijual dalam katalog benih bahasa Inggeris. Walau bagaimanapun, ia tidak terkenal di dapur Barat sehingga abad 20th.

Menggunakan Bok Choy

Bok choy boleh dimakan mentah, tetapi dalam masakan Cina ia hampir selalu dimasak. Ia boleh menjadi kacau goreng atau digunakan dalam sup. Seperti chard, anda boleh memasak dan memelihara daun dan batang secara berasingan. Walau bagaimanapun, "bungkus bok choy" yang lebih kecil, adalah yang paling baik.

Nutrisi dari Bok Choy 
Pakcoy adalah jenis sayuran yang berasal dari famili cruciferous yang masih satu keluarga dengan brokoli, kubis, dan kembang kol. Karena termasuk sayuran hijau, pakcoy diyakini mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh.
Bagi Anda yang sedang diet, pakcoy bisa jadi pilihan yang tepat. Pasalnya, setiap satu cangkir atau setara dengan 70 gram pakcoy hanya mengandung 9 kalori. Ini artinya, pakcoy mengandung rendah kalori sehingga dapat membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil.
Dalam takaran yang sama, pakcoy juga mengandung zat gizi penting lainnya, yaitu:
  • 1 gram protein
  • 1,5 gram karbohidrat
  • 0,7 gram serat
  • 5 persen kalium
  • 62 persen vitamin A
  • 52 persen vitamin C
  • 7 persen kalsium
  • 5 persen vitamin B6
  • 3 persen magnesium
  • 3 persen zat besi
Dilihat dari kandungan gizinya, pakcoy mengandung tinggi vitamin A dan vitamin C. Kedua jenis vitamin ini berperan penting sebagai antioksidan dalam tubuh. Fungsi antioksidan itu sendiri adalah untuk melindungi sel-sel tubuh tetap sehat dan mencegah terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.
Karena itulah, pakcoy menempati peringkat keenam pada kategori buah dan sayuran padat yang gizi berdasarkan Aggregate Nutrient Density Index (ANDI), seperti dilansir dari Medical News Today.
Indeks tersebut tidak hanya menilai makanan berdasarkan kandungan vitamin dan mineralnya saja, tetapi juga dari kandungan fitokimia atau sejenis antioksidan. Ini artinya, nutrisi dan antioksidan di dalam pakcoy sudah tidak diragukan lagi.
Manfaat dari Bok Choy 
  1. Menjaga kesehatan Mata
Pakchoy merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang memiliki kandungan Vitamin A cukup tinggi yang baik untuk menjaga kesehatan mata. Tidak hanya itu kandungan beta karotin yang terdapat pada sayur pakchoy juga bermanfaat untuk kesehatan organ mata yakni retina. Sehingga dengan mengkonsums sayur pakchoy dapat meningkatkan kesehatan mata. Bagi yang mengalami masalah pada penglihatan, sayur pakchoy baik dikonsumsi untuk mencegah penyakit mata.
  1. Mencegah Terjadinya Kanker
Manfaat pakchoy bagi kesehatan tubuh beriktunya yaitu dapat mencegah terjadinya penyakit kanker. Di dalam pakchoy mengandung senyawa anti kanker yakni glucosinolate yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan dan perkembanga senyawa penyebab kanker. Dengan mengkonsumsi pakchoy dapat menjadi cara alami untuk mencegah penyakit kanker.
  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Selain dapat mencegah penyakit kanker, manfaat pakchoy bagi kesehatan berikutnya yaitu dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tidak hanya jeruk, sayur pakchoy juga mengandung Vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun.
  1. Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat pakchoy bagi kesehatan tubuh yang keempat yaitu dapat menjaga kesehatan jantung. Jantung merupakan organ tubuh yang sangat penting sehingga menjaga kesehatan jantung merupakan hal yang penting juga. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung yaitu dengan mengkonsumsi sayur pakchoy. Pakchoy mengandung asam folat dan Vitamin B yang berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung.
  1. Menjaga Kesehatan dan Kekuatan Tulang
Selain dapat menjaga kesehatan jantung, manfaat pakchoy bagi kesehatan tubuh yaitu dapat menjaga kesehatan dan kekuatan tulang Anda. Beberapa kandungan zat yang terdapat pada Pakchoy yakni Vitamin K dan Kalsium bermanfaat baik untuk memperkuat tulang Anda dan mejaga kesehatan tulang, volume tulang menjadi lebih padat agar tidak mudah rapuh dan mencegah terjadinya penyakit osteoporosis.
  1. Mencegah Cacat Pada Bayi yang baru lahir
Selain bermanfaat untuk memperkuat tulang dan menjaga kesehatan tulang, manfaat pakchoy untuk kesehatan tubuh berikutnya yaitu dapat mencegah cacat pada bayi yang baru lahir. Banyak hal yang menyebabkan bayi lahir cacat pada proses melahirkan. Tentunya hal ini jangan sampai terjadi kepada siapapun.  Agar bayi normal dan tidak cacat, saat masa kehamilan ibu disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi agar janin dalam kandungan mengalami masa pertumpuhan yang sempurna. Salah satu asupan makanan yang baik dikonsumsi bagi ibu hamil yaitu pakchoy. Pak choy mengandung asam folat yang baik untuk perkembangan bayi di dalam kandungan sehingga mencegah terjadinya kelahiran bayi cacat.
  1. Menurunkan Tekanan Darah
Manfaat Pakchoy bagi kesehatan yang ketujuh yaitu dapat menurunkan tekanan darah pada tubuh.  Sama halnya dengan bawang putih, Pakchoy memiliki manfaat yang baik untuk menurunkan tekanan darah melalui zat kalium yang terdapat pada Pakchoy. Selain kalium, Pakchoy juga mengandung natrium dimana kedua zat ini baik untuk mencegah hipertensi sehingga baik dikonsumsi sebagai obat alami untuk mencegah dan menyembuhkan tekanan darah tinggi.
  1. Menurunkan Berat Badan
Manfaat Pakchoy bagi kesehatan tubuh berikutnya yaitu Pakchoy baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Pakchoy memiliki kandungan zat yang mampu mencegah perkembangan lemak sehingga mampu mengontrol berat badan serta baik untuk menurunkan berat badan.
  1. Mencegah Peradangan
Manfaat Pakchoy bagi kesehatan yang kesembilan yaitu pakchoy dapat mencegah peradangan. Pakchoy mengandung antioksidan yang tidak hanya berfungsi untuk menangkal radikal bebas tapi juga baik untuk mencegah inflamasi atau peradangan.
  1. Mencegah terjadinya Alzeimer
Selain dapat mencegah peradangan, manfaat Pakchoy bagi kesehatan tubuh berikutnya yaitu dapat mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Kandungan fosfor yang terdapat pada pakchoy bermanfaat untuk menutrisi kesehatan otak sehingga dapat mencegah terjadinya Alzeimer.
  1. Menangkal Radikal Bebas
Kandungan antioksidan yang terdapat pada pakchoy tidak hanya berfungsi untuk mencegah peradangan atau inflamasi, kandungan antioksidan juga baik untuk mencegah penuaan dini serta mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit lain.
  1. Melancarkan Sistem Pencernaan
Manfaat Pakchoy bagi kesehatan tubuh berikutnya yaitu baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Pakchoy merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang mengandung serat cukup tinggi yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan serta melancarkan sistem pencernaan sehingga dapat mencegah penyakit sembelit atau susah BAB.

Karakteristik Tanaman sawi pakcoy
Tampilan luar sawi pakcoy sebenarnya hampir sama dengan sawi biasa, namun tetap ada sedikit perbedaan yang dapat ditemukan.
Daun pada tanaman sawi pakcoy memiliki tangkai dan berbentuk oval.
Warna daun tanaman ini jika sudah matang dan siap untuk dipanen akan berubah menjadi hijau tua dari yang sebelumnya masih berwarna hijau muda.
Namun, ada juga sawi pakcoy yang memiliki daun hijau pucat dan ungu, yang merupakan perbedaan morfologi karena pengaruh beberapa faktor.
Warna daun tanaman sawi pakcoy tersebut juga mengkilat dan tidak membentuk kepala atau menggulung.
Tanaman sawi pakcoy juga tumbuh cenderung agak tegak atau hampir mendatar, jika dilihat dari samping maka tumbuh daun tanaman yang masuk ke dalam jenis sayur mayur ini akan tampak miring.
Daun-daun tanaman pakcoy tersusun membentuk spiral yang rapat dan rapih.
Daun-daun tersebut langsung melekat pada batang tanaman sawi pakcoy yang ada di dalam tanah.
Selain daunnya, ciri khas tanaman sawi pakcoy juga dapat dilihat dari bagian tangkai daunnya.
Tangkai daun tanaman sawi pakcoy ini memiliki warna putih, namun beberapa juga ada yang berwarna hijau muda atau pucat.
Tak hanya itu saja, tangkai daunnya pun berukuran cukup besar atau gemuk seperti memiliki daging.
Hal ini yang membedakan sawi pakcoy dengan jenis sayuran lain yang seringkali memiliki tangkai daun kurus.
Tanaman sawi pakcoy juga memiliki bunga di bagian tengahnya, bunga tanaman ini berwarna kuning cerah.
Dalam keadaan normal, tanaman sawi pakcoy akan tumbuh hingga berukuran 15 – 30 cm.
Tanaman ini sendiri tidak memerlukan perlakuan khusus saat masa penanaman karena tanaman sawi pakcoy dapat tumbuh di tempat bersuhu rendah maupun tinggi.
Hanya saja, dari hasil panennya, dapat dilihat bahwa tanaman sawi pakcoy yang tumbuh di dataran tinggi dengan suhu yang lebih rendah akan menghasilkan sawi pakcoy yang lebih baik.
Itulah penjelasan lengkap mengenai klasifikasi serta morfologi dari tanaman sawi pakcoy yang semoga bisa membantu Anda untuk mengidentifikasi sayuran tersebut.
2. BRUSSEL SPROUTS 

Brussel sprouts merupakan jenis kubis yang berukuran cukup kecil. Sebutannya menunjukkan asal mula sayur ini, yaitu dari Brusel, Belgia. Kubis yang memiliki nama ilmiah Brassica Oleracea ini hanya dapat berkembang dengan baik di cuaca dingin. Sehingga hanya akan cocok jika ditanam di beberapa daerah di Indonesia saja, seperti daerah yang berada di dataran tinggi.
Walaupun berbentuk cukup mungil dibandingkan dengan jenis kubis lainnya, sayur ini memiliki banyak kandungan. Seperti serat, protein, vitamin, dan antioksidan. Sehingga banyak masyarakat menjadikan salah satu jenis sayur ini sebagai menu sehat andalan keluarga.
Sejarah Brussel Sprout
Memiliki bentuk yang mirip dengan kubis tapi berbentuk bulat dan mini, sayuran yang merupakan subspesies kubis ini banyak disebutkan masyarakat berasal dari ibukota Belgia, Brussel. Kebanyakan orang tidak menyukai sayuran ini karena bau dan pahit. Tapi jika dimasak dengan benar, baik direbus maupun dipanggang, brussel sprout memberikan rasa yang segar dan nutrisi yang baik bagi tubuh.
Cikal bakal kubis brussel, mengutip dari Wikipedia, dibudidayakan di Roma Kuno. Kubis brussel tumbuh pada  abad ke-13, di Belgia. Referensi tertulis pertama berasal dari tahun 1587. Pada abad ke-16, kubis brussel sangat terkenal di Belanda Selatan, yang akhirnya menyebar ke seluruh bagian yang lebih dingin di Eropa Utara.
Produksi kubis brussel di Amerika Serikat dimulai pada abad ke-18, ketika dibawa imigran Prancis ke Louisiana. Penanaman pertama di Central Coast California dimulai pada tahun 1920-an, dengan produksi signifikan dimulai pada 1940-an. Saat ini, beberapa ribu hektare ditanam di wilayah pesisir San Mateo, Santa Cruz, dan Monterey County, California.  
Brussels sprout, dengan nama ilmiah Brassica oleracea var. Gemmifera, menurut Wikipedia, memiliki banyak nama lokal, seperti bao zi gan lan (Tiongkok), brusseler kohl, brysselkal, cavola a germoglio, cavola di bruxelles.
Nutrisi dari Brussel Sprout
Kaya Vitamin C
Vitamin C sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh dan membantu menjaga kesehatan kulit, gigi, serta gusi. Selain itu, juga melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. Setengah cangkir brussel sprout mengandung 48,4 mg vitamin C, yaitu sekitar 50% dari kebutuhan vitamin C pada pria dan 65% pada perempuan setiap harinya, seperti yang dilansir situs SFGate.
Serat
Brussel sprout kaya akan serat pangan yang dibutuhkan tubuh. Setiap 1 cangkir porsi memberikan 3,3 gram serat atau sekitar 13% dari serat harian yang direkomendasikan untuk perempuan dan 9% untuk pria, sesuai dengan pedoman asupan serat dari Institute of Medicine. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan mengurangi risiko beberapa jenis penyakit seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes.
Kaya Karotenoid
Brussel sprout mendukung penglihatan yang sehat karena mengandung karotenoid yang berfungsi sebagai sumber vitamin A dan membantu menjaga fungsi retina. Menurut Linus Pauling Institute, satu porsi brussel sprout menyediakan 664 iu vitamin A atau sekitar 28% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk perempuan dan 22% untuk pria.
Vitamin C
Kandungan vitamin C dalam brussel sprout dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Rendahnya kadar vitamin C dalam tubuh dapat melemahkan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang pinggul. Setiap porsi juga mengandung 76 mg vitamin C yang setara dengan 84% kebutuhan harian pria dan 100% pada perempuan.
Manfaat dari Brussel Sprouts 

1. Berperan dalam pembentukan sel darah merah

Sayur yang tergolong kubis-kubisan ini telah diteliti mengandung zat besi. Brussel sprouts akan menjadi sesuai jika dikonsumsi bagi Anda yang mengalami anemia. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa penyebab anemia adalah terjadinya defisiensi besi. Padahal zat besi merupakan salah satu komponen pembentukan sel darah merah dalam tubuh.

2. Berperan dalam sistem metabolisme tubuh

Brussel sprouts mengandung vitamin dalam jumlah yang tak sedikit, seperti niacin, pyridoxine, thiamin, asam pantotenat, dan lainnya. Tahukah Anda? Vitamin-vitamin tersebut menjadi penting karena memiliki peran dalam sistem metabolisme tubuh Anda. Konsumsilah sayur ini setiap hari dalam batas wajar ya.

3. Menangkal aktivasi radikal bebas

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menangkal radikal bebas. Di dalam brussel prouts terkandung senyawa antioksidan seperti vitamin C sebanyak 85 mg setiap 100 gramnya. Sehingga kandungan tersebut dapat mencukup hingga 142% kebutuhan tubuh per harinya.

4. Mencegah kanker prostat




Kanker yang kini seakan telah menjadi penyakit biasa, menjadikan masyarakat lebih memilih untuk mencegah dibanding mengobati. Benar saja bahwa terdapat beberapa senyawa dalam brussel sprouts telah ditemukan mampu mencegah meningkatnya resiko kanker prostat. Seperti tosianat, indoles, lutein, zea-zanthin, sulforaphane, dan isothiocyanate.

5. Mencegah kerusakan retina

Kandungan zea-xanthin dalam brussel sprouts juga telah diteliti memiliki kemampuan dalam menjaga kesehatan mata. Mekanisme utamanya adalah dengan melindungi retina terhadap sinar UV yang berlebih. Sehingga akan mencegah terjadinya pula degenerasi makula pada lansia.

6. Mengontrol berat badan menjadi ideal

Brussel sprouts memiliki kalori yang tergolong rendah, sekitar 45 kalori. Selain itu juga mengandung 3,38 gram protein dan 3,8 gram serat. Keberadaannya menjadikan sayur sangat cocok bagi Anda yang sedang menjalani program diet. Sudah tidak jaman yang namanya diet ketat. Istilah sekarang adalah diet tepat. Jangan sampai diet Anda menjadikan terbatasi memakanan makanan enak dan juga lezat.

7. Mengontrol tekanan darah

Kalium yang terkandung dalam bruseel sprouts tak terlepas dari fungsinya dalam sistem kardiovaskular. Salah satunya adalah dengan mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Sehingga akan menjadi baik jika sayur ini dikonsumsi bagi para penderita hipertensi. Tak tanggung-tanggung, sayur ini telah diteliti mengandung sekitar 389 mg kalium.

8. Menjaga kesehatan paru-paru

Sistem pernapasan menjadi sangat penting agar selalu dijaga. Kandungan vitamin A yang terdapat dalam sayur ini mampu menjadi sumber anti oksidan. Antioksidan inilah yang akan melindungi paru-paru Anda dari serangan suatu kondisi yang tak diharapkan. Selain itu juga mampu mencegah kanker di rongga mulut.

9. Menjaga kesehatan tulang

Brussel sprouts merupakan sumber vitamin K yang cukup tinggi. Sekitar 177 mg vitamin K terkandung dalam sayur ini. Sehingga mampu mencukupi 147% dari kebutuhan seharusnya. Keberadaanya berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Jadi tak akan ada cerita tentang osteoporosis yang menyerang Anda di masa tua nanti.

10. Menjaga kesehatan usus besar

Selain kandungan yang telah dijelaskan sebelumnya, brussel sprouts juga mengandung glukosida dan sinigrin. Keduanya telah diteliti mampu melindungi diri dari kanker usus besar. Mekanisme utamanya adalah dengan menghancurkan sel-sel pra-kanker.

11. Manfaat Brussel Sprouts Sebagai anti virus dan anti bakteri

Brussel sprout juga mengandung senyawa di-indolyl-metana di dalamnya. Senyawa tersebut telah diteliti memiliki efektivitas sebagai anti virus maupun anti bakteri. Sehingga dengan kata lain, sayur inilah yang nantinya turut berperan dalam menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh Anda.

12. Mencegah resiko terjadinya sembelit

Kandungan seratnya yang tinggi, menjadikan sayur ini dicari-cari bagi mereka yang kesulitan dalam buang air besar. Padahal bukan hanya mengobati. Brussel sprouts juga mampu mencegah terjadinya sembelit. Sehingga tak ada salahnya untuk mengonsumsi sayur ini secara teratur. Namun harus tetap dalam batas yang dianjurkan ya.

13. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Selain mengandung serat, brussel sprouts juga telah diteliti mengandung sulforphane. Senyawa tersebut yang nantinya akan selalu menjaga sistem pencernaan Anda. Mekanismenya adalah dengan mencegah pertumbuhan bakteri abnormal dan melindungi lapisan perut.
Karakteristik 
karakteristik :berbentuk mini, berdiameter 2.5 sampai 4 cm,merupakan sayuran ekslusif ,warna hijau
Kubis brussel, dikutip dari Wikipedia, tumbuh dalam kisaran suhu 7-24 derajat celsius, siap dipanen 90 hingga 180 hari. Tunas yang dapat dimakan tumbuh seperti tunas dalam pola heliks sepanjang sisi panjang, batang tebal sekitar 60 hingga 120 cm.
Kubis brussel, dikutip dari nutrition-and-you.com, adalah tanaman musim dingin yang berkembang dengan baik pada cuaca dingin. Tanaman ini memiliki ketinggian sekitar 90 cm.
Kecambah berkembang sepanjang batang, mulai dari pangkal dan bergerak ke atas. Setiap tunas, secara umum, memiliki kesamaan dalam penampilan dan struktur dengan kubis, tetapi hanya sangat kecil dalam ukuran, memiliki diameter sekitar 1-1,5 inci.
Secara struktural, setiap kepala tunas terdiri atas kelompok daun tebal yang ditumpangkan di lapisan padat, memberikan bentuk bulat atau bulat seperti dalam kubis.
Petani memangkas ujung tangkai segera setelah tunas di ujung bawah tangkai mulai berkembang, untuk mendapatkan kecambah berukuran seragam. Tunas yang berkembang terlindung dari sinar matahari langsung, karena paparan cuaca panas akan menyebabkan tunas longgar.
Kubis brussel adalah salah satu sayuran paling populer di Amerika Serikat dan Eropa Mediterania. Setiap tangkai dapat menghasilkan 1,1 hingga 1,4 kg, meskipun hasil komersial sekitar 900 gram per tangkai. Musim panen di bulan September hingga Maret.
Kubis brussel adalah kelompok kultivar dari spesies yang sama seperti kubis, collard hijau, brokoli, kale, dan kohlrabi. Mereka adalah silangan (termasuk keluarga Brassicaceae, dengan nama lama Cruciferae).

3. RED CABBAGE 





Kubis merah atau kol ungu merupakan jenis sayuran yang memiliki rasa lezat, ketika dikonsumsi baik secara mentah ataupun dimasak. Tidak hanya terasa lezat, ternyata kubis merah juga disebut-sebut memiliki khasiat luar biasa bagi kecantikan dan kesehatan.
Bahkan oleh sebagian orang, kubis merah sering dijadikan bahan dalam pembuatan salad. Hal ini karena kubis merah memiliki kandungan vitamin C, yang dua kali lebih banyak daripada kubis hijau. Hasil riset dari Agricultural Research Service (ARS) menunjukan bahwa, kubis merah mengandung 36 jenis anthocyanin.

Di mana, kandungan anthocyanin ini terdiri dari 8 jenis zat yang tidak dapat ditemukan dalam kol hijau. Dan beberapa jenis anthocyanin lainnya memiliki antioksidan dan vitamin C yang dua kali lipat lebih banyak.
Sejarah 
Kol atau kubis merupakan tanaman sayur famili Brassicaceae berupa tumbuhan berbatang lunak yang dikenal sejak jaman purbakala (2500-2000 SM) dan merupakan tanaman yang dipuja dan dimuliakan masyarakat Yunani Kuno.

Mulanya kol merupakan tanaman pengganggu (gulma) yang tumbuh liar disepanjang pantai laut Tengah, di karang-karang pantai Inggris, Denmark dan pantai Barat Prancis sebelah Utara. Kol mulai ditanam di kebun-kebun Eropa kira-kira abad ke 9 dan dibawa ke Amerika oleh emigran Eropa serta ke Indonesia abad ke 16 atau 17. Pada awalnya kol ditanam untuk diambil bijinya.
Kandungan Nutrisi 
Kandungan nutrisi kubis merah Secangkir irisan mentah kubis merah mengandung 22 kalori dan 1 g protein tanpa lemak, 5 g karbohidrat, 1,5 g serat,  2,5 g gula alami dan mengandung lebih dari 90 persen air. Menurut Harvard School of Public Health, makanan yang mengandung kadar air tinggi memiliki tingkat kepadatan energi yang rendah, sehingga merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan. Kubis merah juga mengandung vitamin dan mineral yang cukup baik. Secangkir kubis merah yang dimasak sudah memenuhi sekitar 85 persen kebutuhan harian kita akan vitamin C, sementara itu ia juga akan memenuhi kebutuhan harian vitamin A kita sebanyak 20%. Vitamin-vitamin tersebut merupakan zat yang bersifat antioksidan, dimana yang bisa membantu mengurangi risiko kanker, diabetes, penyakit mata, tulang keropos, stroke, serangan jantung dan batu ginjal.
Manfaat 
1 . Meningkatkan Kekebalan Tubuh : Kubis merah mengandung Vitamin E, yang dibilang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara memproduksi antibodi dalam tubuh. Selain itu  juga meningkatkan metabolisme dan membantu memperbaiki DNA. Vitamin E yang dikandung kubis merah termasuk dalam jumlah yang tinggi. 
2 . Anti Penuaan : Seperti yang sudah dijelaskan, Kubis merah merupakan sumber yang tinggi vitamin C dan Vitamin E. Kombinasi kedua Vitamin ini akan memberikan manfaat terhadap kulit kita untuk menjadi cantik alami dan bercahaya. Sementara itu Vitamin C juga sekaligus bertindak sebagai zat antioksidan, sehingga kulit menjadi segar dan tampak awet muda karena terbebas dari efek radikal bebas yang merusak sel kulit.
 3 . Mencegah Radikal Bebas : Vitamin C adalah zat anti oksidan yang sangat banyak ditemukan dalam kubis merah. Senyawa antioksidan bertindak mencegah radikal bebas dalam tubuh yang membahayakan jaringan sel dan bisa menyebabkan kanker.
 4 . Untuk Sehat Mata Dan Kulit Sehat : Kubis merah banyak mengandung Vitamin A, yang sangat bermanfaat untuk mempertahankan penglihatan yang sehat. Vitamin ini secara alami juga bertindak sebagai pelembab, sehingga akan menjaga kulit kita tetap  lembut, sehat dan indah. 
5 . Tinggi Vitamin Dan Mineral Namun Rendah Lemak : Kubis merah adalah salah satu makanan yang hanya sedikit mengandung lemak, akan tetapi sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. Selain itu, kultivar kubis ini juga sedikit mengandung kalori. Dengan demikian sangat baik bagi yang sedang dalam diet menjaga atau menurunkan berat badan berlebih.
 6 . Membersihkan Tubuh Dan Membantu Pencernaan : Kubis merah mengandung mineral, terutama yang paling tinggi adalah sulfur. Sulfur sangat membantu kesehatan dengan jalan membersihkan perut. Jika dimakan mentah sebagai salad, maka akan membantu mencegah gangguan pencernaan dan sembelit.
 7 .  Mencegah Osteoporosis : Kubis merah adalah salah satu makanan yang kaya akan kalsium. Kecukupan kalsium dalam diet harian bisa mencegah osteoporosis yang umum terjadi pada usia tua. 
8 . Mengobati Luka Lambung : Asam amino dan glutamin adalah senyawa yang bisa menyembuhkan luka lambung, yaitu khususnya ulkus peptikum. Kedua senyawa ini hadir dalam konsentrasi yang tinggi dalam kubis merah. Untuk keperluan pengobatan luka lambung, kubis merah segar bisa dijus dan diminum
9 .Mendukung Fungsi Syaraf Dan Otak : Kubis merah kaya akan yodium yang membantu meningkatkan fungsi otak, serta membantu berfungsinya sistem saraf dengan baik. Selain itu juga akan membantu berfungsinya kelenjar endokrin. 
10 . AntiKanker : Kubis merah dikatakan mengandung 36 senyawa kimia anti kanker. Anthocyanin adalah antioksidan flavonoid yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari berkembangya sel-sel kanker. Sejumlah flavonoid antosianin yang banyak ditemukan dalam kubis merah memiliki efek antioksidan dua kali lipat daripada vitamin C. Sementara itu, sayuran ini juga merupakan sumber yang kaya indoles, bermanfaat untuk mencegah kanker payudara dan menghambat perkembangan sel tumor. 
11 . Mengurangi Risiko Alzheimer : Anthocyanin lebih tinggi yang terdapat pada kubis merah daripada kubis yang berwarna putih atau hijau. Anthocyanins ini terdapat pada pigmen warna merah pada kubis ini, dan membantu mencegah pembentukan plak pada otak yang merupakan penyebab utama penyakit Alzheimer.
12 . Mencegah Peradangan Jantung  : Tingginya kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan lainnya akan mencegah peradangan pada jantung, dan yang mengarah ke tersumbatnya arteri. 
13 . Menormalkan Tekanan Darah : Kalium yang terdapat dalam kubis merah akan membantu menjaga tekanan darah yang sehat, sehingga pada akhirnya juga baik untuk kesehatan jantung. 
14 . Membantu Menjaga Berat Badan : Kubis merah juga tinggi mengandung serat, sehingga bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini juga mengandung dan lemak kalori yang sedikit, sehingga baik dimakan bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. 
15 . Mengurangi Sakit Nyeri Otot : Asam laktat sangat jarang ditemukan dalam makanan, yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri otot. Asam laktat ini banyak dilepaskan jika kubis merah dimasak atau bakteri memfermentasi gula yang ada didalamnya. 
Catatan: Kubis merah memiliki sifat nutrisi yang sangat kuat, sehingga bisa membantu meningkatkan kesehatan dan  memiliki kapasitas mengobati atau mencegah penyakit. Akan tetapi kita juga penting untuk menggabungkan sumber lain untuk memenuhi kebutuhan kita akan vitamin dan mineral. Selain makan kubis, kita juga masih perlu untuk mengkonsumsi secara rutin sayuran lainnya, buah-buahan, biji-bijian, protein tanpa lemak atau  produk susu untuk memenuhi semua kebutuhan gizi kita.
Karakteristik 
Kepala kubis umumnya berkisar 05 to 4 kilogram (10 to 9 lb), dan dapat berwarna hijau, ungu dan putih.
Kubis hijau berkepala keras berdaun halus adalah yang paling umum, dengan kubis merah berdaun halus dan kubis savoy berdaun crinkle dari kedua warna terlihat lebih jarang.
Kubis adalah sayuran yang berlapis-lapis. Dalam kondisi hari diterangi matahari panjang seperti yang ditemukan di garis lintang utara di musim panas, kubis dapat tumbuh jauh lebih besar.
Source :